Green Day Biography

| Sabtu, 25 September 2010 | 0 komentar |
Green Day is an American punk rock band formed in 1987. The band has consisted of lead vocalist and guitarist Billie Joe Armstrong, bassist and backing vocalist Mike Dirnt, and drummer Tré Cool for the majority of its existence.
Green Day was originally part of the punk scene at 924 Gilman Street in Berkeley, California. The band's early releases for independent record label Lookout! Records earned it a grassroots fanbase. Nevertheless, its major label debut Dookie (1994) became a breakout success and eventually sold over 10 million copies in the U.S. and 15 million worldwide. As a result, Green Day was widely credited, alongside fellow California punk bands The Offspring and Rancid, with reviving mainstream interest in and popularizing punk rock in the United States. Green Day's three follow-up albums, Insomniac, Nimrod and Warning did not achieve the massive success of Dookie, but they were still successful, reaching double platinum, double platinum, and gold status respectively. Green Day's 2004 rock opera American Idiot reignited the band's popularity with a younger generation, selling five million copies in the U.S. The band's eighth studio album, 21st Century Breakdown, was released in 2009.

Green Day has sold over 65 million records worldwide and 24.5 million in the US alone. They have won four Grammy Awards; Best Alternative Album for Dookie, Best Rock Album for American Idiot, Record of the Year for "Boulevard of Broken Dreams", and Best Rock Album for the second time for 21st Century Breakdown.

Musical style and influences

Green Day's sound is often compared to first wave punk bands such as the Ramones, The Clash, Sex Pistols, Stiff Little Fingers, The Jam, and the Buzzcocks. Billie Joe Armstrong has mentioned that some of his biggest influences are seminal alternative rock bands Hüsker Dü and The Replacements, and that their influence is particularly noted in the band's chord changes in songs. In fact, Green Day has covered Hüsker Dü's "Don't Want to Know If You Are Lonely" as a B-side for the "Warning" single, and the character "Mr. Whirly" in their song "Misery" is a reference to the Replacements song of the same name. Among other influences, Green Day have also cited Queen, The Who, and power pop pioneers Cheap Trick.

In reaction to both the style of music and the background of the band, John Lydon, former front man of the 1970s punk band the Sex Pistols commented:

So there we are fending off all that and it pisses me off that years later a wank outfit like Green Day hop in and nick all that and attach it to themselves. They didn't earn their wings to do that and if they were true punk they wouldn't look anything like they do.

In another interview, Lydon stated that:

Look, I'm sorry, they're a bit fake for me. They change their image. Fake mockneys. The London twang and vocal is a little out of place. Enjoy your own culture and stick with what you know.

English rock musician Noel Gallagher of Oasis also complained about the band semi-jokingly, claiming that they ripped off his song "Wonderwall" with their song "Boulevard of Broken Dreams".

Cool mentioned in a July 2009 interview that while Armstrong is the primary songwriter, he looks to the other band members for organizational help.


Band members

Current members

* Billie Joe Armstrong – lead vocals, guitars (1987–present)
* Mike Dirnt – bass, backing vocals (1987–present)
* Tré Cool – drums, percussion (1990–present)

Former members

* John Kiffmeyer – drums, percussion (1987–1990)
* Sean Hughes - bass (1987-1989)

Current touring members
* Jason White – lead guitar, rhythm guitar, backing vocals (1999–present)
* Jason Freese – keyboards, piano, backing vocals (2003–present)
* Jeff Matika – rhythm guitar, acoustic guitar, backing vocals (2009–present)

Former touring members

* Timmy Chunks – rhythm guitar (1997–1999)
* Garth Schultz – trombone, trumpet (1997–1999)
* Gabrial McNair – trombone, tenor saxophone (1999–2001)
* Kurt Lohmiller – trumpet, timpani, percussion, backing vocals (1999–2004)
* Mike Pelino – rhythm guitar, backing vocals (2004–2005)
* Ronnie Blake – trumpet, timpani, percussion, backing vocals (2004–2005)

Studio Albums















site: Greenday.com




All The Good Shit

| Selasa, 07 September 2010 | 0 komentar |

All The Good Sh*t
adalah salah satu album yang berisi hits-hits grup band Sum 41 selama tahun 2000-2008












Track listing


All lyrics written by Deryck Whibley, all music composed by Sum 41.
Universal track listing
No. Title Length
1. "Still Waiting" (from Does This Look Infected?) 2:38
2. "The Hell Song" (from Does This Look Infected?) 3:21
3. "Fat Lip" (from All Killer No Filler) 2:58
4. "We're All to Blame" (from Chuck) 3:38
5. "Walking Disaster" (from Underclass Hero) 4:46
6. "In Too Deep" (from All Killer No Filler) 3:27
7. "Pieces" (from Chuck) 3:01
8. "Underclass Hero" (from Underclass Hero) 3:16
9. "Motivation" (from All Killer No Filler) 2:52
10. "Makes No Difference" (newly recorded version, originally from Half Hour of Power) 3:10
11. "With Me" (from Underclass Hero) 4:51
12. "Handle This" (from All Killer No Filler) 3:37
13. "Over My Head (Better Off Dead)" (from Does This Look Infected?) 2:29
14. "Pain for Pleasure" (from All Killer No Filler) 1:42
All the Good Shit Best Buy bonus tracks
No. Title Length
15. "Always" (previously unreleased) 3:22
16. "Motivation" (Live at the House of Blues in Cleveland, Ohio) 3:45

All the Good Shit iTunes bonus tracks
No. Title Length
15. "The Hell Song" (Live at the Orange Lounge, Toronto) 3:17
16. "With Me" (Video) 4:53
17. "Fat Lip" (Video) 3:20
18. "In Too Deep" (Video) 3:41

8 Years of Blood, Sake and Tears bonus tracks
No. Title Length
15. "Always" (previously unreleased) 3:22
16. "The Hell Song" (Live at the Orange Lounge, Toronto) 3:17
17. "Motivation" (Live at the House of Blues in Cleveland, Ohio) 3:45
| | 0 komentar |

Biografi Evanescene

Sejarah

Evanescence adalah sebuah grup rock dari Little Rock, Arkansas, Amerika Serikat.
Didirikan oleh Amy Lee dan mantan gitaris Ben Moody. Mereka berdua berjumpa pada sebuah kamp anak muda di Arkansas, dimana Moody mendengar Lee bermain lagu I'd Do Anything for Love (But I Won't Do That) karangan Meat Loaf pada sebuah piano.

Kemudian pasangan ini menemukan bahwa mereka sama-sama tertarik terhadap Jimi Hendrix dan Björk. Kemudian mereka bersama-sama menulis lagu (yang pertama adalah "Solitude" oleh Amy Lee, diikuti dengan "Understanding" oleh Ben Moody, "Give Unto Me" oleh Amy Lee. Kemudian lagu keempat yang mereka tulis adalah "My Immortal"). Lagu-lagu ini lalu dirubah sedikit secara lirik dan musiknya oleh Ashley Hincher. Oleh karena itu nama keduanya ditemukan pada bagian credit.

Untuk beberapa saat, mereka tidak dapat menemukan musisi lainnya yang bisa bermain dengan mereka dan tidak memiliki dana untuk membayar asistensi profesional, jadi mereka tidak bisa bermain musik secara live. Namun dua lagu mereka "Understanding" dan "Give Unto Me", bisa masuk tangga musik lokal dan permintaan untuk pertunjukan live mulai meningkat. Setelah grup ini akhirnya bisa berpentas, mereka akhirnya menjadi salah satu pementasan terpopuler di daerah mereka. Mereka berpentas menggunakan beberapa nama termasuk "Childish Intentions" dan "Stricken," sebelum memutuskan untuk menggunakan nama "Evanescence" (yang artinya adalah "berpudar", atau "menguap seperti asap"). Amy pernah berkata bahwa ia menyenangi nama ini karena nama ini misterius dan gelap dan meninggalkan kesan yang mendalam dalam benak seseorang. Oleh karena itu ia menginginkan nama ini.

Band ini seringkali disamakan dengan band nu-metal seperti Linkin Park, P.O.D. dan Papa Roach, namun banyak penggemar yang menolak karena persamaan ini kurang tepat karena hanya berdasarkan lagu "Bring Me to Life" saja, yang juga menampilkan vokalis 12 Stones; Paul McCoy yang bermain musik bergaya rap pada beberapa bagian pendek lagu ini. Namun hal ini tidaklah representatif bagi kebanyakan lagu-lagu mereka, baik di album Fallen maupun karya-karya mereka yang lebih awal. Evanescence juga disamakan dengan band-band seperti In Winter, Lacuna Coil, Nightwish, dan Within Temptation, yang semuanya memakai vokalis wanita dan tema-tema lirik yang gelap, namun band-band terakhir ini biasa dianggap symphonic metal/gothic metal dan bukan rock.

Pada saat pementasan secara live, Evanescence seringkali memainkan lagu-lagu cover dari band-band semasa seperti A Perfect Circle, The Offspring, Garbage, Metallica, dan Korn. Mereka juga pernah mementaskan lagu-lagu grup rock alternatif yang sudah dibubarkan seperti Soundgarden dan The Smashing Pumpkins.


Anggota band

Anggota terkini

Mantan anggota

Daftar Lagu Evanescence

Evanescence EP (Desember 1998, dirilis oleh BigWig Enterprises):

  • 1. Where Will You Go (EP versi)
  • 2. Solitude
  • 3. Imaginary (EP versi)
  • 4. Exodus
  • 5. So Close
  • 6. Understanding
  • 7. The End

Sound Asleep/Whisper EP (Agustus 1999 dirilis oleh Evanescence dengan pertolongan dari BigWig Enterprises):

  • 1. Give Unto Me (Sound Asleep versi)
  • 2. Whisper
  • 3. Understanding (Sound Asleep versi)
  • 4. Forgive Me
  • 5. Understanding
  • 6. Ascension of The Spirit (instrumental)

Origin (4 November 2000, oleh BigWig Enterprises):

  • 1. Origin (instrumental)
  • 2. Whisper
  • 3. Imaginary (Origin version)
  • 4. My Immortal
  • 5. Where Will You Go
  • 6. Field Of Innocence
  • 7. Even In Death
  • 8. Anywhere
  • 9. Lies
  • 10. Away From Me
  • 11. Eternal (instrumental)

Fallen (4 Maret 2003, oleh Wind-Up Records) [debut album]:

  • 1. Going Under
  • 2. Bring Me To Life
  • 3. Everybody's Fool
  • 4. My Immortal
  • 5. Haunted
  • 6. Tourniquet
  • 7. Imaginary (versi Fallen)
  • 8. Taking Over Me
  • 9. Hello
  • 10. My Last Breath
  • 11. Whisper (versi Fallen)

(Beberapa saat setelah pertama kali diluncurkan ke pasaran internasional, lagu ke 12 ditambahkan ke album ini, yaitu My Immortal [versi band])

Anywhere But Home [live from Paris] (23 November 2004):

  • 1. Haunted [live]
  • 2. Going Under [live]
  • 3. Taking Over Me [live]
  • 4. Everybody's Fool [live]
  • 5. Thoughtless (korn cover) [live]
  • 6. My Last Breath [live]
  • 7. Farther Away [live]
  • 8. Breathe No More [live]
  • 9. My Immortal [live]
  • 10. Bring Me To Life [live]
  • 11. Tourniquet [live]
  • 12. Imaginary [live]
  • 13. Whisper [live]
  • 14. Missing (previously unreleased)

The Open Door ( 3 Oktober 2006):

  • 1. Sweet Sacrifice
  • 2. Call Me When You're Sober
  • 3. Weight Of The World
  • 4. Lithium
  • 5. Cloud Nine
  • 6. Snow White Queen
  • 7. Lacrymosa
  • 8. Like You
  • 9. Lose Control
  • 10. The Only One
  • 11. Your Star
  • 12. All That I'm Living For
  • 13. Good Enough
Situs resmi: http://www.evanescence.com/

from id.wikipedia.org

Evanescence adalah sebuah grup rock dari Little Rock, Arkansas, Amerika Serikat.
Didirikan oleh Amy Lee dan mantan gitaris Ben Moody. Mereka berdua berjumpa pada sebuah kamp anak muda di Arkansas, dimana Moody mendengar Lee bermain lagu I'd Do Anything for Love (But I Won't Do That) karangan Meat Loaf pada sebuah piano.....
| Jumat, 03 September 2010 | 0 komentar |

Biografi Sum41
Sum 41 adalah band yang berasal dari Ajax, Ontario, Kanada. Awalnya Sum 41 dibentuk oleh Deryck Whibley (vokal, gitar) dan Steve Jocz (drum) yang merupakan teman semasa SMA. Nama Sum 41 dipilih karena band ini dibentuk 41 hari sebelum musim panas (summer). Anggota ketiga yang masuk adalah Dave Baksh (gitar), dan yang terakhir adalah Jason McCaslin (bass) pada tahun 1999 setelah sempat berganti-ganti pemain bass. Mereka merilis album pertama mereka pada tahun 2000 yang berjudul Half Hour of Power di bawah label Island Record.

Sejarah

Manajer pertama mereka adalah Greig Nori, vokalis Treble Charger. Deryck meminta Greig Nori untuk menjadi manajer Sum 41. Greig Nori berpendapat bahwa Deryck adalah seorang anak yang sangat berambisi menjadi bintang rock. Sebagian besar lagu Sum 41 ditulis oleh Deryck, beberapa ditulis oleh Stevo, lagu-lagu yang ditulis Stevo seperti Pain for Pleasure (All Killer No Filler) dan Ma Poubelle (Underclass Hero) biasanya adalah hanya untuk lelucon. Stevo pernah berkata di Exposed, Much Music, tanpa Deryck kita hanya band yang memainkan lagu orang lain.

Pada tahun 2004, Sum 41 mengunjungi Republik Demokratik Kongo di mana terjadi perang saudara yg merupakan inspirasi album keempat mereka, Chuck. Nama Chuck didapat dari Chuck Pelletier, seorang A.U.N yang menyelamatkan hidup mereka ketika mereka di Kongo. Pada 12 Oktober album Chuck dirilis dengan suara yang lebih keras dan tidak ada humor lagi di dalamnya. Single pertamanya "We're All To Blame" yang lebih terdengar metal daripada punk diikuti "Pieces" lagu tenang yang masuk Top Chart di Kanada dan "Some Say" singel yg hanya dirilis di Kanada bersamaan dengan "No Reason" yg videonya hanya ada di US dan Eropa.

Pada bulan Juli tahun 2006, Deryck menikah dengan Avril Lavigne, yang sudah bertunangan satu tahun sebelumnya. Sebelumnya pada tahun yang sama, gitaris Sum 41, Dave mengundurkan diri dari Sum 41. Alasannya adalah karena Dave merasa sudah tidak cocok lagi dengan musik Sum 41. Deryck pernah mengungkapkan bahwa Dave sebenarnya sudah tidak tertarik lagi dengan aliran musik Sum 41 sejak album Does This Look Infected?. Dan akhirnya setelah mendengarkan contoh lagu di album Underclass Hero, Dave memutuskan untuk mengundurkan diri dan membuat band metal yang bernama Brown Brigade.

Cone pun juga mempunyai side-project band yang bernama The Operation M.D. dan beraliran Rock-Garage-Alternative. Cone berdua dengan Todd Morse (H2O, Juliette & The Licks) memang menginkan tidak banyak distorsi di band ini. Band yang berkonsep dokter ini mengeluarkan albumnya pada bulan Februari 2007 yang berjudul "We Have an Emergency" dan hanya dijual di Kanada. Ciri khas The Operation M.D. adalah kacamata bermotif caturnya yang dipakai masing-masing personil yaitu Dr. Dynamite (Cone) dan Dr. Rocco (Todd).

Album kelima mereka keluar tanggal 24 Juli 2007 yang berjudul Underclass Hero. Di album ini mereka kembali ke aliran asal mereka. Mereka mengakui mereka sangat bersemangat dalam pembuatan album ini. Albumnya pun lebih kaya akan suara dan liriknya pun lebih bagus. Dalam tur Underclass Hero, posisi Dave akan digantikan dengan Tom Thacker yaitu vokalis dan gitaris dari grup band Gob. Saking semangatnya, mereka selalu bilang kalau mereka akan tur kemana-mana. Pada bulan Mei 2009, mereka mengadakan sempat mengadakan konser di Jakarta, Indonesia

Setelah selesai tur Underclass Hero, mereka merilis album All The Good Shit yang merupakan kumpulan lagu-lagu hits Sum 41, mereka juga menyertakan 2 lagu baru yaitu Always dan Makes No Difference (Versi baru).

Sekarang mereka sedang mempersiapkan album keenam mereka yang rencananya akan dirilis pada musim panas 2010, Tom Thacker yang sebelumnya hanya menjadi additional player akan ikut membantu dalam menulis dan merekam lagu Sum 41. Album terbaru mereka akan diproduseri oleh Gill Norton

situs resmi:
http://www.sum41.com/
http://www.myspace.com/sum41

Personil











Mantan personil

Album

Album Studio

  • Half Hour of Power (27 Juni 2000)
    • Singles : Makes No Difference
  • All Killer No Filler (8 Mei 2001)
    • Singles : Fat Lip, In Too Deep, Motivation, Handle This (Jepang & Jerman)
  • Does This Look Infected? (26 November 2002)
    • Singles : Still Waiting, The Hell Song, Over My Head (Better Off Dead)
  • Chuck (12 Oktober 2004)
    • Singles : We're All To Blame, Pieces, Some Say, No Reason (US & Eropa)
  • Underclass Hero (24 Juli 2007)
    • Singles : Underclass Hero, Walking Disaster, With Me

Album Demo

Album EP

Album Konser

Album Kompilasi

Daftar Lagu
Half Hour Of Power


















  1. "Grab the Devil by the Horns and F*** Him Up the A**" - 1:06
  2. "Machine Gun" – 2:29
  3. "What I Believe" – 2:49
  4. "T.H.T. (Tables Have Turned)" – 0:43
  5. "Makes No Difference" – 3:10
  6. "Summer" – 2:40
  7. "32 Ways to Die" – 1:30
  8. "Second Chance for Max Headroom" – 3:51
  9. "Dave's Possessed Hair" – 3:47
  10. "Ride the Chariot to the Devil" – 0:55
  11. "Another Time Around" – 3:19 (6:52 with added silence to make album length thirty minutes)
  12. "Makes No Difference" - (Japanese Bonus Enhanced Video Track)
  13. "Going Going Gonorrhea" - (Japanese Bonus Enhanced Video Track)
Does This Look Infected?














1. "The Hell Song"
3:18
2. "Over My Head (Better Off Dead)"

2:29
3. "My Direction"
2:02
4. "Still Waiting"
2:38
5. "A.N.I.C."
0:37
6. "No Brains"
2:46
7. "All Messed Up"
2:44
8. "Mr. Amsterdam"
2:56
9. "Thanks for Nothing"
3:04
10. "Hyper-Insomnia-Para-Condrioid"
2:32
11. "Billy Spleen"
2:32
12. "Hooch"
3:28
UK bonus tracks
  1. "Reign in Pain (Heavy Metal Jamboree)" - 2:55
  2. "WWVII Parts 1 & 2" - 5:09
Chuck















No. Title Length
1. "Intro" 0:46
2. "No Reason" 3:04
3. "We're All to Blame" 3:38
4. "Angels with Dirty Faces" 2:23
5. "Some Say" 3:26
6. "The Bitter End" 2:51
7. "Open Your Eyes" 2:44
8. "Slipping Away" 2:29
9. "I'm Not the One" 3:34
10. "Welcome to Hell" 1:56
11. "Pieces" 3:02
12. "There's No Solution" 3:18
13. "88" 4:39

























































International Edition
  1. "Noots" – 3:51
Japan and Korean Tour Edition
  1. "Noots" – 3:51
  2. "Moron" – 2:00
  3. "Subject to Change" – 3:17
iTunes Edition
  1. "Get Back (Rock Remix)" (with Ludacris) – 4:13
Underclass Hero













No. Title Length
1. "Underclass Hero" (Deryck Whibley/Steve Jocz) 3:14
2. "Walking Disaster" 4:46
3. "Speak of the Devil" 3:58
4. "Dear Father" 3:52
5. "Count Your Last Blessings" 3:03
6. "Ma Poubelle" (Deryck Whibley/Steve Jocz) 0:55
7. "March of the Dogs" 3:09
8. "The Jester" 2:48
9. "With Me" 4:51
10. "Pull the Curtain" 4:18
11. "King of Contradiction" 1:40
12. "Best of Me" 4:25
13. "Confusion and Frustration in Modern Times" 3:46
14. "So Long Goodbye" 3:05
15. "Look at Me" (hidden track; starts at 2:00) 4:03
Bonus tracks
No. Title Length
1. "Take a Look at Yourself" 3:24
2. "No Apologies" 2:58
3. "This Is Goodbye" 2:28
4. "Walking Disaster" (Live at the studio) 4:22
5. "Count Your Last Blessings" (Live at the studio) 2:41

NEXT ALBUM
2010/2011

from id.wikipedia.com & en.wikipedia.com with perubahan

Biografi Sum41
Sum 41 adalah band yang berasal dari Ajax, Ontario, Kanada. Awalnya Sum 41 dibentuk oleh Deryck Whibley (vokal, gitar) dan Steve Jocz (drum) yang merupakan teman semasa SMA. Nama Sum 41 dipilih karena band ini dibentuk 41 hari sebelum musim panas (summer). Anggota ketiga yang masuk adalah Dave Baksh (gitar), dan yang terakhir adalah Jason McCaslin (bass) pada tahun 1999 setelah sempat berganti-ganti pemain bass. Mereka merilis album pertama mereka pada tahun 2000 yang berjudul Half Hour of Power di bawah label Island Record.....
| | 0 komentar |

Biografi Linkin Park
Linkin Park adalah grup musik beraliran nu metal dan rock alternatif yang berasal dari Aguora Hills, California, di Amerika Serikat. Mereka sempat beberapa kali berganti nama, antara lain Xero, Hybrid Theory, 0818, hingga nama Linkin Park sampai sekarang. Nama "Linkin Park" sendiri merupakan plesetan dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park.

Sebelum Chester Bennington menjadi vokalis Linkin Park, Mark Wakefield lebih dulu menjadi vokalisnya. Namun, ia keluar dari Linkin Park untuk menjari proyek lain (menjadi manajer grup band Taproot)– saat itu menggunakan nama Hybrid Theory – untuk menjadi manajer grup musik Taproot. Bassis Dave Farrell alias "Phoenix" juga pernah keluar sebentar dari Linkin Park untuk mengikuti tur bersama band lamanya, Tasty Snax. Sedangkan 4 personil lainnya – Brad Delson, Mike Shinoda, Joe Hahn, dan Rob Bourdon – selalu bertahan di Linkin Park sejak awal pembentukannya.

Linkin Park telah merilis 3 album studio, yaitu Hybrid Theory, Meteora, dan Minutes to Midnight. Linkin Park juga merilis album Live in Texas, Reanimation, dan Collision Course, serta Hybrid Theory EP. Linkin Park sukses dalam mempopulerkan lagu-lagunya seperti Crawling, In the End, Numb, Somewhere I Belong, dan What I've Done. Secara total, album-album Linkin Park telah terjual sebanyak 50 juta keping.


Sejarah
Awal mula

Awal pembentukan Linkin Park yaitu pertemuan Mike Shinoda dan Brad Delson (gitaris Linkin Park) di kelas 7. Lalu mereka membentuk band bernama Xero. Brad juga bermain untuk band Relative Degree, salah satu personilnya yaitu Rob Bourdon (drummer Linkin Park). Mike berkenalan dengan Rob melalui Brad dan Rob bergabung dengan Xero. Saat kuliah, Brad berkenalan dengan Dave "Phoenix" Farrell (bassis Linkin Park) yang merupakan teman sekamar Brad. Mike, yang mengambil jurusan ilustrasi di Universitas Seni Pasadena, bertemu dengan Joe Hahn (turntablis Linkin Park). Kemudian, Dave Farrell dan Joe Hahn bergabung bersama Xero. Dave sempat meninggalkan Xero untuk bergabung kembali ke band lamanya, Tasty Snax.

Mulanya, mereka merekrut Mark Wakefield sebagai vokalis, lalu diambil alih oleh Chester Bennington (mantan vokalis Grey Daze) sampai sekarang, sedangkan Mike lalu jadi rapper. Sialnya, karena nama Xero sudah dipakai grup lain, mereka terpaksa mengganti nama menjadi Hybrid Theory. Lalu setelah ditolak 3 kali, Hybrid Theory berhasil diterima oleh sebuah perusahaan rekaman bernama Warner Bros. Records setelah sukses meluncurkan EP yang berjudul Hybrid Theory EP pada tahun 1999 sebanyak seribu keping. Namun, pada saat itu Mike sempat memiliki masalah dengan Jeff Blue, manahaernya. Jeff Blue mengatakan bahwa Mike tidak usah rapping, cukup bermain keyboard saja. Kejadian ini menginspirasi Mike untuk menulis lagu Get Me Gone (Fort Minor)

Sekali lagi, mereka terpaksa mengganti nama karena nama Hybrid Theory mirip dengan nama grup musik Hybrid yang berasal dari Wales. Daripada dianggap band yang sama, mereka memilih berubah nama lagi menjadi Linkin Park. Namun, sebelum bernama Linkin Park, mereka sempat mengganti namanya menjadi 0818. Nama ini juga baru diketahui pada pertengahan 2009, saat Brad Delson berbicara di acara wisuda di UCLA, Los Angeles, pertengahan 2009 lalu. Nama Linkin Park diambil Chester dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park. Agar bisa mengelola situs web sendiri, Chester mengubah ejaannya menjadi Linkin Park. Setelah itu, mereka berhasil membeli situs web http://www.linkinpark.com/ LinkinPark

Aliran

Pada awal pembentukannya, Linkin Park beraliran rock. Setelah masuknya seorang DJ atau turntablis bernama Joe Hahn, Linkin Park mengganti alirannya menjadi hip-hop. Namun, pada album Hybrid Theory, Linkin Park mengganti lagi alirannya menjadi nu metal dan rapcore. Demikian juga pada album Meteora, hanya saja Linkin Park juga menambahkan unsur elektronika.

Pada album Minutes To Midnight, segalanya berubah total. Linkin Park benar-benar mengurangi unsur nu metal secara spesifik. Sebagai gantinya, Linkin Park menggunakan aliran alternative rock. Ini jelas sebuah eksperimen mengingat kesuksesan Linkin Park dengan genre nu metal dalam album sebelumnya. Tetapi, ternyata eksperimen itu berhasil.

Teknis

Linkin Park jarang menggunakan teknik melodi gitar namun petikan gitar. Selain itu, rap dari Mike Shinoda sering muncul di banyak lagu. Terkadang Chester berteriak dalam beberapa lagu.

Lagi-lagi, perubahan terjadi di album Minutes To Midnight. Linkin Park mengurangi unsur rap dari Mike. Rapnya hanya ada di 2 lagu, yaitu Bleed It Out dan Hands Held High. Sementara vokal Chester lebih dominan dibanding sebelumnya. Linkin Park juga bermain lebih lembut.

Linkin Park Underground

Ini adalah kelompok penggemar Linkin Park yang dibentuk tahun 2001 oleh Linkin Park dan Jessica Sklar. Jika bergabung dengan LPU (singkatannya) maka bisa memperoleh merchandise khusus untuk anggota LPU. Seperti kaus, asbak, buku, ringtone ekslusif, lagu ekslusif, video eksklusif, dan album LPU setiap tahunnya. Sejauh ini album LP Underground v9.0 merupakan terobosan terbaik, karena di dalam album itu seluruh lagunya adalah lagu-lagu demo yang belum pernah dirilis oleh Linkin Park sebelumnya. Ditambah lagi ada lagu demo Across The Line, sebuah lagu yang paling banyak dibicarakan pada forum Linkin Park sejak DVD Making of Minutes to Midnight dirilis. Lagu ini sebelumnya memiliki judul Japan.

http://www.lpunderground.com/

Anggota

Anggota Sekarang

  1. Chester Benningtonvokal
  2. Rob Bourdondrum
  3. Brad Delsongitar
  4. Dave "Phoenix" Farrellbass
  5. Joseph Hahnturntable, sampling
  6. Mike Shinodabacking vocal, sampling, rap, keyboard, gitar

Mantan Anggota

  1. Mark Wakefield – Vokal
  2. Scott Koziol – Bass (Stand-in)
  3. Kyle Christener – Bass (Stand-in)
Album Studio

Hybrid Theory

Linkin Park meluncurkan album pertamanya, Hybrid Theory, pada tanggal 24 Oktober 2000 dengan singel pertama One Step Closer. Namun, yang lebih terkenal adalah singel Crawling dan In the End. Lagu ini telah membuat Linkin Park menjadi populer. Penjualan album itu melebihi 15 juta keping. Linkin Park lalu merilis edisi spesial dari Hybrid Theory, dengan 2 lagu baru High Voltage (Reprise) dan My December (lagu).

Linkin Park lalu merilis album aransemen ulang dari Hybrid Theory, Reanimation. Album ini pun meraih kesuksesan dengan penjualan kira-kira 10 juta kopi. Singelnya, Pts.Of.Athrty, tidak sepopuler singel di Hybrid Theory, namun cukup terkenal. Linkin Park, melalui Mike Shinoda dan Joseph Hahn, juga sempat bekerja sama dengan band The X-ecutioners dalam pembuatan singel It's Goin' Down. Linkin Park juga membentuk kelompok fans mereka bernama Linkin Park Underground, serta mulai mengadakan tur sendiri bernama Projekt Revolution, setelah sering diundang ke festival musik.

Meteora

Tanggal 25 Maret 2003, Linkin Park merilis album kedua bertitel Meteora. Nama tersebut diambil dari nama tempat ibadah di atas puing-puing di Yunani. Album ini juga meraih kesuksesan dengan penjualan kira-kira 11 juta kopi. Singelnya adalah Somewhere I Belong, Faint, Numb, From the Inside, Lying from You, dan Breaking the Habit.

Meteora memenangkan banyak penghargaan. Antara lain Penghargaan MTV kategori "Video Rock Terbaik" untuk lagu "Somewhere I Belong" dan "Penghargaan Pilihan Pemirsa" (Breaking The Habit). Linkin Park juga memenangkan penghargaan lain yaitu "Penghargaan Musik Radio 2004", "Penghargaan Artis Tahun Ini" dan "Penghargaan Lagu Tahun Ini" melalui lagu "Numb". Mesikpun album Meteora tidak sesukses Hybrid Theory album ini masuk 3 besar penjualan album di Amerika Serikat tahun 2003.

Linkin Park juga mengadakan Projekt Revolution Tour ke-2 serta sibuk ikut konser. Di sela-sela waktu itu, Linkin Park berhasil menyelesaikan rekaman album konser mereka, "Live In Texas", yang berisi lagu-lagu saat konser Linkin Park di Texas.

Minutes to Midnight

Pada tahun 2006, mereka mulai merekam materi untuk album terbaru Linkin Park, yaitu "Minutes To Midnight". Banyak yang mengkritik Linkin Park karena sering tertunda peluncurannya. Walaupun begitu, Linkin Park menjamin bahwa album tanggal 14 Mei 2007 ini pantas untuk dikoleksi. Menurut Linkin Park, mereka menamai album barunya "Minutes To Midnight" (menit-menit menuju tengah malam) karena adanya isu nuklir di bumi ini yang dapat menghancurkan dunia pada saat tengah malam.

Sebanyak 100 lagu demo telah diciptakan namun hanya 12 yang dimasukkan ke dalam album. Tidak heran kalau album ini direkam selama 14 bulan. Dalam album Minutes To Midnight, unsur musik nu metal kurang kental. Walaupun demikian, album ini tetap digemari. Buktinya adalah album ini terjual hampir sebanyak 625 ribu kopi dalam pekan pertamanya (sebuah rekor dalam tahun 2007). Album studio ketiga ini diproduseri oleh Mike Shinoda dan Rick Rubin, mantan personil Beastie Boys. Singel pertamanya, "What I've Done", sudah mulai diputar di radio pada tanggal 2 April 2007. Minutes To Midnight juga menduduki tangga teratas Billboard. Pada tanggal 20 Agustus 2007, Linkin Park merilis singel keduanya, yaitu "Bleed It Out". Dan, pada bulan Oktober, Linkin Park merilis singel "Shadow of the Day". Lalu disusul dengan Given Up (Maret 2008), dan singel terakhir dari "Minutes To Midnight", Leave Out All The Rest (Juli 2008).

Lagu "No Roads Left" bisa didapatkan melalui pemesanan lewat iTunes. Sementara lagu "Qwerty" bisa didapatkan di EP berjudul Linkin Park Underground v6.0.

Mereka juga merilis lagu "New Divide" yang dipakai untuk soundtrack film terbaru Transformers yaitu Transformers: Revenge of the Fallen.Lagu ini juga sudah mencapai posisi 6 di Amerika Serikat, di Inggris mencapai posisi 20, dan mendapat penghargaan dalam kategori "Best Scream Song of the Year" di Spike TV.

A Thousand Suns
(Indonesia: "Seribu Matahari")

adalah album studio ke-4 dari grup musik beraliran rock dari Amerika Serikat, Linkin Park. Album ini akan dirilis pada tanggal 13 dan 14 September, 2010, di negara UK dan USA, masing-masing melalui Warner Bros. Records.[1][2] Album ini diproduksi oleh Rick Rubin dan penyanyi Linkin Park Mike Shinoda, yang sebelumnya bekerja memproduksi Minutes to Midnight (2007).[3] Singel pertama untuk album ini bernama "The Catalyst", dirilis ke radio pada tanggal 2 Agustus, 2010.



Daftar Lagu
Reguler

1. "The Requiem"
2. "The Radiance"
3. "Burning in the Skies"
4. "Empty Spaces"
5. "When They Come for Me"
6. "Robot Boy"
7. "Jornada Del Muerto"
8. "Waiting for the End"
9. "Blackout"
10. "Wretches and Kings"
11. "Wisdom, Justice, and Love"
12. "Iridescent"
13. "Fallout"
14. "The Catalyst" – 5:42
15. "The Messenger"
iTunes Bonus lagu edisi deluxe

* "Blackbirds" - 3:21 (Berasal dari 8-Bit Rebellion!)
Bonus lagu versi Jepang

* "New Devide" (Live)

Linkin Park, Featuring You special track

* "The Catalyst" - 4:22 (NoBraiN remix)

Diskografi


Album Studio

  1. Hybrid Theory - 24 Oktober 2000
  2. Meteora - 25 Maret 2003
  3. Minutes to Midnight - 15 Mei 2007
  4. Songs From The Underground EP - 27 November 2008
  5. A Thousand Suns - 14 September 2010

Album Linkin Park Underground


















  1. LP Underground v1.0 (HTEP Re-release) (2001)
  2. LP Underground v2.0 (2002)
  3. LP Underground v3.0 (2003)
  4. LP Underground v4.0 (2004)
  5. LP Underground v5.0 (2005)
  6. LP Underground v6.0 (2006)
  7. LP Underground v7.0 (2007)
  8. LP Underground v8.0 (2008)
  9. LP Underground v9.0 (2009)

Album Konser

  1. Live In Texas - 18 November 2003
  2. Road to Revolution: Live at Milton Keynes - 24 November 2008
  3. Live From SoHo (iTunes Exclusive EP) (2008)

Album Singel

  1. One Step Closer (2001)
  2. Crawling (2001)
  3. Papercut (2001)
  4. In The End, Pt.1 (2001)
  5. In The End, Pt.2 (2001)
  6. In The End EP (2002)
  7. Pts.of.Athrty (2002)
  8. Somewhere I Belong (2003)
  9. Faint (2003)
  10. Numb, Pt.1(2003)
  11. Numb, Pt.2 (2003)
  12. From The Inside (2004)
  13. Breaking The Habit (2004)
  14. MTV Ultimate Mash-Ups Presents: Collision Course - Numb/Encore - Exlusive (2004)
  15. Numb/Encore (2004)
  16. What I've Done (2007)
  17. Bleed It Out (2007)
  18. Shadow Of The Day (2007)
  19. Given Up (2008)
  20. Leave Out All The Rest (2008)
  21. New Divide (2009)
  22. The Catalyst (2010)

Album Demo

  1. Hybrid Theory 8 Track Demo (1999)
  2. Hybrid Theory 2 Track Demo (1999)
  3. Hybrid Theory 9 Track Demo (1999)
  4. Raw Power (2000)
  5. The Wicked World Of Warner Bros./Reprise: Ozzfest Sampler 2000 (2000)
  6. Hybrid Theory Sampler Tape (2000)
  7. Linkin Park Sampler Tape (2000)

Album Remix

  1. Reanimation - 30 Juli 2002
  2. Collision Course - 30 November 2004
dikutip dari id.wikipedia.com dengan perubahan

Biografi Linkin Park
Linkin Park adalah grup musik beraliran nu metal dan rock alternatif yang berasal dari Aguora Hills, California, di Amerika Serikat. Mereka sempat beberapa kali berganti nama, antara lain Xero, Hybrid Theory, 0818, hingga nama Linkin Park sampai sekarang. Nama "Linkin Park" sendiri merupakan plesetan dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park.